BAB III
LAPORAN HASIL PERJALANAN
A. LOKASI
1.
Kebun
tah ciwalini
a. Pengertian
tanaman teh
Teh merupakan sumber alami kafein,
teofilin dan
antioksidan
dengan kadar lemak,
karbohidrat atau
protein
mendekati nol persen. Teh bila diminum terasa sedikit pahit yang merupakan
kenikmatan tersendiri dari teh.

Teh bunga dengan
campuran kuncup bunga
melati yang disebut
teh melati
atau teh wangi melati merupakan jenis teh yang paling populer di Indonesia
[1].
Konsumsi teh di Indonesia sebesar 0,8 kilogram per kapita per tahun masih jauh
di bawah negara-negara lain di dunia, walaupun Indonesia merupakan negara
penghasil teh terbesar nomor lima di dunia.
[2]
Sejarah
tanaman Teh
Tanaman
teh termasuk genus Camellia yang memiliki sekitar 82 species, terutama tersebar
di kawasan Asia Tenggara pada garis lintang 30° sebelah utara maupun selatan
khatulistiwa. Selain tanaman teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) yang
dikonsumsi sebagai minuman penyegar, genus Cammelia ini juga mencakup banyak
jenis tanaman hias. Tanaman teh berasal dari wilayah perbatasan negaranegara
China selatan (Yunan), Laos Barat Laut, Muangthai Utara, Burma Timur dan India
Timur Laut, yang merupakan vegetasi hutan daerah peralihan tropis dan
subtropis.
Tanaman
teh pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1684, berupa biji teh dari jepang
yang dibawa oleh seorang Jerman bernama Andreas Cleyer, dan ditanam sebagai
tanaman hias di Jakarta. Pada tahun 1694, seorang pendeta bernama F. Valentijn
melaporkan melihat perdu the muda berasal dari China tumbuh di Taman Istana
Gubernur Jendral Champhuys di Jakarta. Pada tahun 1826 tanaman the berhasil
ditanam melengkapi Kebun Raya Bogor, dan pada tahun 1827 di Kebun Percobaan
Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Berhasilnya penanaman percobaan skala besar di
Wanayasa (Purwakarta) dan di Raung (Banyuwangi) membuka jalan bagi Jacobus
Isidorus Loudewijk Levian Jacobson, seorang ahli teh, menaruh landasan bagi
usaha perkebunan teh di Jawa. The dari Jawa tercatat pertama kali diterima di
Amsterdam tahun 1835. Teh jenis Assam mulai masuk ke Indonesia (Jawa) dari Sri
Lanka (Ceylon) pada tahun 1877, dan ditanam oleh R.E. Kerkhoven di kebun
Gambung, Jawa Barat. Dengan masuknya teh Assam tersebut ke Indonesia, secara
berangsur tanaman teh China diganti dengan teh Assam, dan sejak itu pula
perkebunan teh di Indonesia berkembang semakin luas.Pada tahun 1910 mulai
dibangun
perkebunan teh di daerah Simalungun, Sumatera Utara
b.
Jenis-jenis
tanaman the
jenis – jenis Teh
yang ada di Indonesia Berdasarkan cara pengolahannya, jenis Teh yang ada di
Indonesia digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu:
- teh
hitam (black tea/fermented tea),
- teh
hijau (green tea/unfermented tea), dan
- teh wangi (jasmine tea).
c.
Budidaya
tanaman teh
Pembibitan
Pemilihan
Lokasi Lokasi yang dipilih adalah berdrainase baik dan dekat dengan kebun yang
akan ditanam, agar lebih mudah melakukan pengangkutan
Membuat naungan
Naungan
kolektif dibuat dengan tinggi 2 meter di tas tanah, sedangkan luas bangunannya
tergantung pada kebutuhan bibit atau luasan tanam.
Persiapan media tanam
Top soil dan sub soil secara terpisah diayak dengan ayakan kawat beriameter
0.5-1 cm, agar bebas sisa kotoransampah, atau batu. Kemudian campur media
dengan pupuk sesuai dengan dosis anjuran. Jika pH tanah masam perlu dilakukan
pengapuran terlebih dahulu. Kemudian isi ke dalam polybag 1/3 sub soil dan 2/3
top soil. Pembuatan Bedengan Ukuran bedengan dibuat tinggi 20 cm lebar 1m dan
panjang 10-15m tergantung kebutuhan. Pengisian kantong plasik Kantong
plastickdiisi 2/3 bagian kemudian disusun diatas bedengan.
Pembuatan sungkup plastik
Rangka sungkup plastik dibuat dari bambu berbentuk setengah lingkaran dengan
tingi bagian tengah 60 cm dan bagian tepi 40 cm. Penanaman setek Siram
terlebih dahulu media tanamnya, sampai cukup basah. Kemudian ditanamkan setek
sedalam 4-5 cm, lalu tutup dengan sungkup plastic, biarkan selama 3 bulan. Dua
minggu setelah 3 bulan sungkup dibuka 2 jam yaitu dari pukul 7 sampai 9. Dua
minggu berikutnya 4 jam, kemudian 6 jam/hari, setelah ini sungkup dapat dibuka
seluruhnya. Penanaman Langkah-langkah dalam penanaman tanaman ini dilapangan
adalah sebagai berikut: - Pembongkaran pohon dan pembebasan semak dan gulma -
Penggemburan tanah - Pembuatan lubang tanam - Penentuan waktu tanam - Jarak
tanam, umumnya jarak tanam yang digunakan adalah empat perseguí panjang, dengan
jarak tanam 90 x
120 cm dan 70 x 100 cm. Dibawah ini terdapat tabel jarak tanam yang digunakan
dengan jumlah kerapatan tanaman/ ha dan produksi pucuk dari tanaman teh asal
setek yang berumur 2.5 tahun.
d.
Manfaat dan kerugian minuman teh
Minum teh
memang sangat nikmat bila dinikmati pagi hari bersama camilan juga disaat-saat
santai, namun kita harus mengetahui ternyata selain manfaat, teh juga mempunyai
kerugian jika dikonsumsi secara berlebihan.
Manfaat dari Minum Teh :
1.
Memperkuat Gigi & Mencegah Karies pada Gigi
Unsur Flouride ( F ) yang cukup tinggi pada Teh, dapat membantu dalam mencegah
tumbuhnya karies pada gigi serta dapat memperkuat gigi
2.
Mengurangi Resiko Keracunan Makanan
Unsur Catechin ( salah satu unsur dalam Polyphenols ), telah terbukti bahwa
unsur tersebut memiliki kemampuan untuk menghentikan pertumbuhan beberapa
bakteri yang menyebabkan keracunan makanan ( menurut penelitian dari Taiwan dan
Jepang ).
3.
Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Dengan adanya vitamin C dan vitamin E, maka Teh dapat juga membantu memperkuat
daya tahan tubuh.
4.
Menyegarkan Tubuh
Teh mengandung sejenis kafein yang berbeda dengan kopi, maka Teh juga dapat
merangsang sistem syaraf tubuh kita sehingga pengambilanoksigen kedalam tubuh
lebih lancar.
5.
Mencegah Tekanan Darah Tinggi Epigallocatechin dan epicatechin gallat yang
merupakan varian dari catechin, tenyata mampu bertindak sebagai inhibitor dari
pada angiotensin trasferase, yaitu enzim penyebab tekanan darah tinggi. Lebih
lanjut dapat pula disimpulkan bahwa dengan kemampuan catechin untuk mencegah
tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan menangkal
radikal bebas, maka catechin juga bisa mengurangi resiko penyakit
kardiovascular.
6.
Menangkal Kolesterol
Catechin, ternyata juga telah dibuktikan bahwa dapat mengurangi penimbunan
kolesterol dalam darah dan mempercepat pembuangan kolesterol melalui feces.
7.
Mengoptimalkan Metabolisme Gula
Mangan (Mn), yang terkandung dalam Teh bisa membantu penguraian gula menjadi
energi. Dengan demikian Teh bisa membantu menjaga kadar gula dalam darah.
8.
Mencegah Pertumbuhan Kanker Kemampuan Catechin ( salah satu unsur dalam
Polyphenols ) dapat menghambat terjadinya mutasi pada sel -sel tubuh dan
menetralisir radikal bebas.
Bahaya Dari Minum Teh :
Teh memang dapat memberikan manfaat bagi para
peminumnya, tetapi ada jugabeberapa orang tertentu yang dianjurkan untuk tidak
mengkonsumsi teh terlalu banyak karena bisa menjadi bumerang bagi kesehatannya
Orang-orang tersebut adalah:
1. Pasien yang fungsi ginjalnya tidak baik dan
tak dapat menahan kencing atau inkontinensia karena teh berfungsi melancarkan
pembuangan air kemih. Banyak minum teh mengganggu fungsi ginjal, sehingga akan
semakin memberatkan penyakit pasien tersebut.
2. Wanita hamil
Wanita yang sedang hamil membutuhkan berbagi macam gizi untuk menyuplai
kebutuhan metabolisme tubuhnya dan juga janin dalam kandungannya. Kalau ia
terlalu banyak minum teh, maka zat tanin atau samak dalam teh dapatbersenyawa
dengan zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya menjadi semacam kompon yang
tidak diserap oleh tubuh. Ini selain dapat mengakibatkan anemia dan kekurangan
zat besi pada wanita hamil, juga dapat mengakibatkan janin dalam kandungan
menjadi kekurangan zat besi bawaan. Sehingga setelah lahir bayi juga akan
menderita anemia dan kekurangan zat besi.
3. Wanita yang sedang menyusui
Wanita yang sedang menyusui sebaiknya tidak minum teh kental. Hal ini karena
salah satu dari racun dalam teh (kafein) bisa mempengaruhi pengeluaran air
susu, sehingga ASI menjadi berkurang, selain itu kafein juga bisa masuk kedalam
tubuh bayi melalui air susu yang dapat mengakibatkan usus bayi menjadi kejang,
sehingga bayi akan menangis tak
henti2nya.
4. Orang yang sedang demam
Untuk orang yang sedang menderita demam, minum teh bukannya dapat menurunkan
suhu badannya tetapi justru akan meningkatkan suhu panas tubuhnya. Hal ini
dikarenakan theophyline yang terkandung dalam teh dapat meninggikan suhu badan,
bahkan membuat fungsi obat penurun suhu badan menjadi hilang atau berkurang.
5. Orang yang lemah saraf dan mengalami insomnia
Para penderita penyakit ini sebaiknya tidak minum teh karena hanya akan semakin
memperparah penyakitnya. Hal ini disebabkan kandungan kafein dalam teh dapat
mengakibatkan bergairahnya sistem saraf dan menaikkan metabolisme dasar,
sehingga akan membuat semakin sulit tidur dan merasa
gelisah.
6. Orang yang kurang darah
Zat besi dalam makanan memasuki saluran pencernaan dalam bentuk feros hidrosida
koloid. Zat besi dalam bentuk koloid ini tidak dapat diserap tubuh secara
langsung. Ia harus melalui peran getah lambung barulah dapat diserap melalui
tubuh. Asam tanat dalam teh sangat mudah bersenyawa dengan zat besi dan
membentuk asam tanat feros larut yang merintangi penyerapan zat besi. Bila
tubuh orang yang kurang darah kekurangan zat besi, hemoglobin sintetis dalam
tubuh bisa berkurang, dan penyakitnya bisa bertambah parah.
7. Orang yang mengalami sembelit
Mereka pantang minum teh kental karena asam tanat dalam teh mempunyai peran
astringen, yaitu melemahkan penggeliangan saluran usus. Bila mereka nekat minum
teh kental maka penyakitnya akan semakin bertambah parah.
8. Anak-anak
Minum teh tidak terlalu baik untuk anak2, hal ini dikarenakan setelah minum teh
anak2 akan mudah terangsang semangatnya, nafsu makannya menurun, selaput lendir
saluran pencernaan menyusut sehingga mempengaruhi pencernaan makanan dan
penyerapannya.Asam tanat dalam teh juga dapat mempengaruhi penyerapan vitamin B
dan zat besi dalam makanan sehingga mengakibatkan menurunnya hemoglobin dan
menuyustnya volume eritrosit, yang akan berakibat mudah terserang anemia atau
kurang darah.
9. Orang yang mempunyai tekanan darah tinggi dan
mengidap jantung teh memang dapat membantu melindungi jantung tapi bagi yang
telah terlanjur menderita penyakit jantung merek harus menghindari minum teh
kental, karena kadar kafein dalam teh bisa merangsang orang dan menaikkan
tekanan darahnya. Bila mereka tetap minum teh maka jantungnya akan berdetak
cepat,merasa sangat gelisah bahkan mengalami arrhythmia atau tidak adanya irama
jantung
e.
Proses pembuatan the menjadi the yang dapat di konsumsi
Pemetikan: Daun teh, yakni satu kuntum dan
dua pucuk, dipetik dari semak Camellia sinensis dua kali setahun pada permulaan
musim semi
dan musim panas
atau penghujung musim semi. Pemetikan pada musim
gugur atau musim
dingin jarang dilakukan, meskipun bisa saja
ketika musim memungkinkan. Pemetikan dilakukan dengan tangan ketika kualitas
teh menjadi prioritas, atau ketika biaya tenaga pekerja bukan persoalan.
Pemetikan dengan tangan dilakukan dengan cara menggenggam sejajar dengan
hentakan pergelangan tangan dan tanpa pemilinan atau penjepitan, karena jika
yang terakhir dilakukan akan menurunkan mutu daun. Pemetikan juga dapat
dilakukan dengan mesin, meski akan lebih banyak daun yang rusak dan sebagian
terbuang. Adalah juga sulit panen teh dengan mesin di lereng gunung di mana teh
sering ditanam.
Pelayuan: Dilakukan untuk menghilangkan
terbuangnya air dari daun dan memungkinkan oksidasi sesedikit mungkin. Daun teh
dapat dijemur atau ditiriskan di ruangan berangin lembut untuk mengurangi
kelembaban. Daun kadang-kadang kehilangan lebih dari seperempat massanya akibat
pelayuan.
Pememaran:
Untuk mengajukan dan mempercepat oksidasi, daun boleh dimemarkan dengan
memberinya sedikit tumbukan pada keranjang atau dengan digelindingkan dengan
roda berat. Ini juga menghasilkan sedikit jus, yang membantu oksidasi da
memperbaiki citarasa teh.
Oksidasi:
Untuk teh yang memerlukan oksidasi, daun dibiarkan semula di ruangan tertutup
di mana segera mereka menjadi lebih gelap. DI dalam tahap ini klorofil pada daun dipecah secara enzimatik, dan tanninnya dikeluarkan dan dialihbentukkan. Di industri teh, proses
ini disebut fermentasi, meski sebenarnya tidak terjadi fermentasi karena proses
oksidatif ini tidak membangkitkan energi (langkah ini tidak juga dipicu oleh
mikroorganisme; di dalam langkah pengolahan teh lainnya--misalnya
penyimpanan--mikroorganisme dapat digunakan untuk fermentasi). Penghasil teh
dapat memilih ketika oksidasi harus dihentikan. Untuk teh oolong
oksidasi harus terjadi 5-40%, pada teh oolong yang lebih cerah 60-70%, dan pada
teh hitam 100%.
Penghilangan-warna-hijau:
Istilah lainnya shāqīng (殺青)
dilakukan untuk menghentikan oksidasi daun teh pada jenjang yang diharapkan. Tahapan ini
dipunahkan dengan pemanasan sedang, enzim
oksidatif dihambat, tanpa merusak rasa teh. Tradisionalnya, daun teh digongseng
atau dikukus, tetapi seiring majunya teknologi, tahapan ini dilakukan dengan
pemanggangan di dalam drum yang diputar. Untuk teh hitam, tahap ini dilakukan
bersama pengeringan.
Penguningan:
Khusus untuk teh kuning, dilanjutkan dengan pemanasan ringan di dalam kontainer
mini, warna teh berubah menguning.
Pembentukan:Tahap
berikutnya adalah penggulungan untuk mendapatkan bentuk lajur yang ergonomik.
Biasanya dilakukan dengan menempatkannya di dalam tas pakaian yang besar, yang
kemudian ditekan-tekan oleh tangan atau mesin untuk membentuk lajur. Tindakan
penggulungan ini juga menyebabkan beberapa pati dan jus dari dalam daun keluar,
ini akan memperkaya rasa teh. Lajur teh dapat dibentuk menjadi bentuk lain,
misalnya membentuk pola keriting, membentuk pelet, atau digulung serupa bola
dan bentuk lain yang diharapkan.
Pengeringan:
Pengeringan dilakukan sebagai "tahap akhir" menjelang penjualan. Ini
dapat dilakukan dengan banyak cara, misalnya dengan menggongseng, menjemur,
menghembuskan udara panas, atau memanggangnya. Namun, pemanggangan adalah yang
paling lazim. Pemeliharaan yang saksama mestilah dilakukan supaya pucuk daun
teh tidak terlampau kering, atau bahkan hangus.
Pemeliharaan: Meski tidak selalu
dilakukan, beberapa teh memerlukan penyimpanan ekstra, fermentasi tahap kedua,
atau pemanggangan untuk mencapai potensial minumannya. Juga, teh yang diberi
perisa dipabrikasi dengan menyemprotkan aroma dan rasa atau dengan menyimpannya
di lingkungan perisa.
f.
proses pemasaran
BANDUNG, KOMPAS – Industri Teh Walini menargetkan
peningkatan produksi dari rata-rata 100 ton per bulan pada 2009 menjadi 130 ton
per bulan pada 2010. Upaya tersebut untuk memperkuat ekspansi pemasaran produk
di pasar lokal yang dilakukan melalui kerja sama dengan banyak pihak, termasuk
hotel dan restoran.
Manajer
industri Hilir Teh PT Perkebunan Nusantara VIII Andriani Nasution, Selasa
(23/3) di Bandung, mengatakan sejak pertenganhan 2009 pihaknya telah
berkomitmen memperkuat pemasaran Teh Walini, terutama untuk wilayah Bandung dan
Jabodetabek. “Sebagai upaya penetrasi pasar, kami memperkuat brand
Walini sebagai teh asli Jawa Barat yang diolah secara higienis dan
menyehatkan”, ungkapnya.
Teh
Walini merupakan olahan daun teh dari beberapa kebun PTPN VIII Jabar yang
selama ini mempunyai banyak produk teh dunia, seperti Lipton dan Sara Lee. Untuk
itu, Andriani berani menjamin kualitas Teh Walini. Selain Walini, PTPN VIII
juga memproduksi teh Goalpara dan Teh Gunung Mas.
Sebagian
besar produk Teh PTPN VIII memang untuk emmenuhi permintaan ekspor. Dari kebun
teh seluas 26.000 hektar, yang terserap untuk produk Walini hanya sekitar 3
persen atau 780 hektar. Namun, mulai 2010 diharapkan angka ini bisa meningkat
menjadi 5 persen atau 1.300 hektar.
Direktur
Komoditi Teh PTPN VIII Agus Supriadi menjelaskan, dari total produksi 55.000
ton per tahun, 70 persen diantaranya merupakan produk ekspor dengan pasar
tertinggi Eropa. Pasar Eropa teh walini mencapai 45 persen, diikuti Amerika
Serikat sebesar 20 persen.
Meski
demikian, Andriani optimis produk teh Walini akann semakin digemari. Saat ini
Walini telah dipasarkan dalam bentuk celup, seduh, dan siap saji. Agar bisa
menjangkau lebih banyak kalangan, Walini juga diproduksi dalam berbagai varian
rasa, seperti teh hitam rasa jahe, mint, lemon, dan blackcurrant.
Andriani
mengakui, kendati sudah diproduksi sejak 2005, pemasaran Teh Walini relatif
stagnan. Padahal, ia menilai, dengan edukasi dan promosi yang berkesinambungan,
potensi pemasaran Walini sangat prospektif. “Teh Walini bahkan sudah menkadi
ikon wisata Jabar. Setiap ada acara-acara jamian, baik tamu asing maupu
pemerintah pusat, diupayakan menggunakan teh Walini”, ujarnya.
2. Pemandian Air Panas
Pengertian Pemandian Air Panas Di
Ciwalini
Daerah
Bandung selain dikenal dengan wisata belanjanya, juga terkenal dengan keindahan
alam bumi parahyangan yang selalu elok dipandang mata. Sehingga tak
mengherankan jika banyak orang terutama ketika musim liburan tiba menjadikan
Bandung sebagai wahana wisata favorit bagi keluarga. Mereka para pendatang
tersebut banyak juga yang berasal dari luar Kota Bandung
seperti dari Bogor, Tasikmalaya, Padalarang, Banten maupun wilayah Jakarta dan
sekitarnya.
Salah satu zona wisata yang menarik
untuk dikunjungi adalah Pemandian Air Panas Ciwalini yang berada di Bandung
Selatan. Anda tahu kalau daerah Bandung Selatan selain memiliki pemandangan
alam yang eksotis, udaranya juga sejuk karena berada di ketinggian lebih kurang
700 meter diatas permukaan laut (dpl).
Eksotisme
Pemandian Air Panas Ciwalini
Pemandian Air Panas Ciwalini
diperuntukkan bagi siapapun yang ingin mengunjunginya. Tempat pemandian yang
banyak dituju orang untuk berobat ini terbuka untuk umum. Jangan khawatir Anda
mesti mengeluarkan uang yang mahal ketika hendak masuk ke pemandian air panas
ini, karena biaya masuknya lumayan cukup terjangkau karena memerhatikan aspek
supaya bisa didatangi oleh masyarakat dari berbagai golongan dan kelas.
Di lokasi ini selain terdapat
pemandian air panas juga ada taman bermain yang dikhusukan bagi keluarga,
terutama yang membawa anak. Jadi ketika Anda berkunjung ke Pemandian Air Panas
Ciwalini ini selain bisa berendam di air panas untuk merasakan sensasinya,
berobat penyakit kulit, juga bisa melepaskan penat dengan memanjakan anak-anak
Anda dan mengenalkan mereka kepada alam dan lingkungan sekitar.
Air panas di Ciwalini ditampung
dalam beberapa kolam pemandian yang sumber air panasnya berasal dari pegunungan
di sekeliling daerah tersebut. Kompleks wisata ini dikelilingi oleh perkebunan
teh yang segar, serta pemandangan pegunungan dan perbukitan yang memanjakan
mata pengunjung.
Lokasi
Objek Pemandian Air Panas Ciwalini
berada di Bandung Selatan dimana letaknya sekitar 500 meter dari Ciwalini dan 4
km dari Situ Patengan.
Manfaat Mandi Air Panas
Sesudah
capek seharian, paling enak memang pulang ke rumah dan mandi air panas. Rasanya
semua capek hilang sejenak. Tapi, tahu nggak sih di balik perasaan nyaman
setelah mandi air panas itu, ada banyak manfaat kesehatan yang kita dapat?
Mandi air panas punya efek yang bagus
buat kesehatan kita. Ini dia beberapa efek ajaib yang bisa kita dapat hanya
dengan mandi air panas:
- Sembuhkan
batuk. Menghirup uap panas selama
10-15 menit bisa membantu kita menghilangkan phlegm, yang menyebabkan
iritasi pada tenggorokan dan membuat kita batuk. Makanya, mandi air panas
bisa membantu menyembuhkan batuk.
- Hilangkan
stres dan insomnia. Mandi air panas membuat kita
merasa santai, meringankan sakit dan tegang pada otot dan memperlancar
peredaraan darah. Makanya, mandi air panas bisa membantu menghilangkan
stres dan membuat kita tidur lebih mudah.
- Obati
migrain. Penyebab kita sakit kepala
atau migrain adalah karena peredaran darah ke kepala kurang lancar. Karena
air panas bisa membuat peredaran darah kita lancar, secara otomatis juga
bisa mengurangi sakit kepala kita.
- Hindari
kulit kering. Kalau cuaca dingin, kulit kita
sering banget jadi kering dan pecah-pecah. Untuk menghilangkan itu, kita
biasanya menggunakan pelembab atau pun body lotion. Tapi, sebaiknya
sebelum itu, kita mandi air panas dulu, karena akan membuka pori-pori
kulit dan memaksimalkan kerja pelembab atau body lotion. Marissa- Foto: Istimewa
3. Situ Patenggang
Sejarah
Situ Patengan atau yang lebih populer di dengar
orang dengan nama Situ Patenggang terletak di kaki Gunung Patuha, kabupaten
Bandung (Kira-kira 50 km dari ibu kota kabupaten Bandung ke arah selatan).
Secara administratif, Situ Patenggang berada di desa Patengan, kecamatan
Rancabali, kabupaten Bandung. Situ Patenggang merupakan sebuah objek wisata
alam di daerah Bandung Selatan. Berada pada ketinggian 1600 m dari permukaan
laut, memiliki panorama yang indah memikat. Hamparan hijau kebun teh bagaikan
karpet alam, ditambah lagi dengan udara yang dingin dan bersih serta pancaran
matahari yang hangat, memberikan kesan damai dan tenteram bagi para
pengunjungnya sebelum mereka sampai ke Situ Patenggang. Dulunya kawasan ini
merupakan kawasan cagar alam atau taman nasional. Namun pada tahun 1981 telah
resmi berubah menjadi sebuah taman wisata alam.
Dilihat dari etimologi nama Patengan berasal dari
pateang-teang (saling mencari), menjadi pateangan (menunjukkan tempat
pencarian) hingga akhirnya menjadi Patengan. Sedangkan nama Patenggang artinya
adalah terpisah oleh jarak atau kondisi. Namun jika melihat nama desa dimana
danau itu berada adalah desa Patengan, kawasan Rancabali. Hingga kini dua nama
tersebut tetap dipakai.
Legenda atau mitos tentang situ ini muncul
disebabkan karena seorang pangeran bernama Ki Santang, keponakan Prabu
Siliwangi, menjalin cinta dengan seorang gadis gunung yang sangat jelita
bernama Dewi Rengganis. Namun perjalanan cinta tidak semulus dan seindah
seperti yang dibayangkan oleh keduanya. Mereka dipisahkan karena suatu keadaan
peperangan, sehingga air mata mereka membentuk sebuah situ atau danau.
Selanjutnya danau itu dinamai Situ Patenggang. Pada akhirnya mereka dapat
berkumpul kembali pada sebuah batu di danau tersebut yang kini diberi nama Batu
Cinta. Konon siapapun yang pernah berkunjung dengan pacarnya ke batu tersebut,
maka cinta mereka akan abadi
4. Kebun Strawberry
Cara Budidaya
Strawberry
Stroberi
(strawberry) merupakan tanaman stolon. Artinya, anakan mulai berbunga ketika
berumur 2 bulan setelah tanam. Kemudian dilanjutkan dengan pembuangan pada
munculnya bunga.
Barulah
setelah tanaman berumur 4 bulan, bunga dibiarkan tumbuh jadi buah. Komplit,
periode pembungaan dan pembuahan memakan waktu selama 2 tahun tanpa henti.
Sama
halnya dengan teknik awal panen pada anggur, yaitu mengetahui dengan spesifik
ciri dan umur panen. Untuk ciri, bisa dilihat pada bagian buah yang sudah agak
kenyal dan empuk.
Terlebih
didukung dengan kulit buah yang didominasi warna merah, hijau kemerahan hingga
kuning kemerahan. Bisa juga ditandai dengan sistem waktu, dimana buah berumur 2
minggu sejak pembungaan atau 10 hari setelah awal pembentukan buah.
Setelah
tahu ciri buah yang akan dipanen, langkah selanjutnya tentu cara menerapkan
teknik panen. Idealnya, panen dilakukan dengan memetik bagian tangkai bunga
dengan kelopaknya.
Di
sini, tangan jangan sampai menyentuh buah. Penggunaan gunting pun sedikit
riskan dilakukan, meski efektif untuk panen. Panen dilakukan dalam kurun waktu
dua kali dalam satu minggu
“Jika tetap menggunakan gunting untuk proses panen. Sebaiknya, sterilkan
terlebih dulu. Itu untuk menghindari kebusukan buah nantinya,” ujar Pembudidaya
Stroberi di Purbalingga Jateng – Andi Arifin.
Perkiraan
produktivitas tanaman stroberi bergantung dari varietas dan teknik budidaya.
Untuk varitas Osogrande mencapai 1,2 kg/tanaman/tahun, varitas pajero 0,8
kg/tanaman/tahun dan varitas Selva 0,6-0,7 kg/tanaman/tahun. Ketiga varitas
ini, menurut Andi, jenis stroberi yang paling banyak dibudidaya di Indonesia.
Paska Panen Stawberry
- Pengumpulan:
Sebaiknya buah disimpan dalam
suatu wadah dengan hati-hati agar tidak memar. Simpan di tempat teduh atau
dibawa langsung ke tempat penampungan hasil dan hamparkan buah di atas
lantai beralas terpal atau plastik. Kemudian cuci buah dengan air mengalir
dan tiriskan di atas rak-rak penyimpanan.
- Penggolongan
dan Penyortiran : Pisahkan buah yang rusak dari
buah yang baik. Penyortiran buah berdasarkan pada varietas, warna, ukuran,
dan bentuk buah. Terdapat 3 kelas kualitas buah, yaitu:
- Kelas Ekstra. Buah berukuran
20-30 mm atau tergantung spesies, warna, dan kematangan buah seragam.
- Kelas I. Buah berukuran 15-25
mm atau tergantung spesies, bentuk, dan warna buah bervariasi.
- Kelas II. Tak ada batasan
ukuran buah, sisa seleksi kelas ekstra dan kelas I yang masih dalam
keadaan baik.
- Pengemasan
dan Penyimpanan: Dalam proses pengemasan stroberti
ini bisa dikemas dalam wadah plastik transparan atau putih, dengan
kapasitas 0,25-0,5 kg dan ditutup dengan plastik lembar polietilen.
Sedangkan untuk penyimpanan, diletakkan pada rak dalam lemari pendingin
dengan suhu 0-10C.
Selama
ini, banyak yang mengeluhkan buah yang dikirim sudah rusak sebelum tiba di
tempatnya. Tentu bukan keuntungan yang didapat. Terlebih pada anggur yang
tergolong jenis buah rentan kerusakan, karena tipisnya lapisan kulit. Namun hal
itu bisa ditekan jika proses panen dan pasca panen diperhatikan dari awal
Macam
Olahan dari Strawberry
Jus
strawberry Pancake
Stawberry
STRAWBERRY
CHIPS STRAWBERRY
TOOTHPASTE
STRAWBERRY
ICE CREAM
5. Pasar Cibaduyut
Pasar raya Cibaduyut adalah sebuah
pusat perbelanjaan yang menjual berbagai jenis buah tangan khas Jawa Barat.
Kalau di jogja kita bisa melihat pasar Malioboro, seperti itulah bentuk pasar
raya cibaduyut. Di sana kita bisa membeli berbagai oleh-oleh untuk keluarga,
sahabat, dan tetangga. Harganya juga tidak merogoh kocek terlalu banyak, bahkan
kita bisa menawarnya hingga 50%.
Di sepanjang Jalan Cibaduyut
Bandung, kita bisa melihat toko-toko yang berjejer memajang dagangan yang didominasi
oleh tas dan sepatu. Kalau kita masuk ke dalamnya, kita dapat menemukan lebih
banyak lagi. Ada pakaian termasuk jaket kulit, tas kulit, tas gendong, dompet,
ikat pinggang, boneka, sandal, dan lain-lain. Harganya pun bervariasi, mulai
dari beberapa puluh ribu saja sampai dengan ratusan ribu rupiah.
Banyak tempat parkir di sana. Pakai
sepeda, sepeda motor, mobil, sampai bus besar pun tidak akan kesusahan mencari
tempat parkir di Cibaduyut. Selamat berpiknik ke Cibaduyut ya.. lumayan murah
dan bisa ditawar hingga 50%. Jangan lupa membawa oleh-oleh makanan khas,
Peuyem.
Proses
pembuatan sepatu
Sudah lama
ingin menulis tema ini, maklumlah penulis pernah bekerja di Perusahaan Sepatu
Olahraga yang cukup terkenal. Proses Pembuatan sepatu memerlukan waktu yang
cukup lama karena menggabungkan berbagai proses produksi yang rata-rata
dilakukan dengan tenaga manusia (manual proses).
Secara garis besar, sepatu dibagi menjadi dua bagian, yaitu upper part dan
bottom part. Upper part ini rata-rata digunakan proses pemotongan dan
penjahitan (untuk bahan tekstil) atau proses penyamakan/coating dan penjahitan
untuk bahan kulit, sedang untuk bottom part digunakan proses moulding
(pencetakan) dan perekatan. Sepatu yang paling sederhana adalah sepatu kulit
(cibaduyut) karena hanya terdiri dari satu macam upper part (kulit) dan satu
macam bottom part (sol karet).

Umumnya,
pabrik sepatu kulit membeli kulit yang sudah disamak, begitu juga dengan bottom
part-nya, mereka juga membeli lembaran karet yang sudah di vulkanizing (karet
dan bahan-bahan pendukung direaksikan dengan sulfur/belerang dalam suhu sekitar
150 derajat).
Proses
pemasaran
SENTRA industri sepatu Cibaduyut
telah dikenal sejak lama. Tak hanya dikenal di Bandung, tapi juga melanglang
hingga ke luar kota. Beberapa pengusaha bahkan sempat mendapat pesanan dari
luar negeri. Ini menandakan kualitas sepatu Cibaduyut setara dengan produk
negara lain.
Hanya saja, daya tarik produk Cibaduyut tak
melonjak drastis. Perkembangannya bisa dikatakan stagnan. Namun produk Cibaduyut
tak lekang oleh waktu. Pengalaman memberikan pelajaran berharga. Karena
pengalaman itu pula, perajin sepatu di sana sering kebanjiran order, termasuk
dari kalangan produsen asal Bandung dan Jakarta.
Sepatu buatan Cibaduyut sebetulnya sudah banyak dipakai
berbagai kalangan. Hanya saja, jika memakai label “Made in Cibaduyut”, nyaris
tak banyak peminat. Konsumen lebih menyukai sepatu dengan merek asing yang
terdengar lebih trendi dan up to date. Padahal, sepatu dengan merek terkenal
kenyataannya banyak yang dibuat di sini.
Sepatu Cibaduyut merupakan salah satu dari sekian
contoh produk dalam negeri. Produk yang memiliki kekuatan lainnya adalah
tekstil. Sudah sejak lama, Indonesia memiliki produk berkualitas untuk diserap
pasar luar negeri. Misalnya polyester asal Indonesia termasuk lima besar
terbaik di dunia. Salah satu pabrik penghasil polyester terbesar juga ada di
Jabar.
Sayangnya, kedua produk ini dan juga produk asal
Indonesia lainnya juga tak berkembang. Indonesia justru kebanyakan bisa menjual
bahan baku. Lalu setelah diolah di negara lain dan menjadi produk, konsumen
malah menyukai produk tersebut.
Selain lantaran masalah klasik, misalnya tak
memiliki mesin canggih untuk bersaing, juga karena karakter konsumen Indonesia
yang lebih menyukai produk luar negeri merek terkenal, ketimbang produk dalam
negeri dengan merek tak begitu dikenal.
Produk dalam negeri seperti sepatu Cibaduyut atau
jins Cihampelas kian melorot karena serbuan produk luar. Dengan berbagai model
dan harga yang murah, kini menjadi pilihan masyarakat. Tak sedikit kemudian
perajin yang berjualan produk luar karena pasarnya besar.